HEADLINE

--        

MANAJEMEN RISIKO

PT Pupuk Indonesia Logistik memiliki komitmen penuh untuk menyediakan penegakan sistem Good Corporate Governance (GCG) .

PT Pupuk Indonesia Logistik berkomitmen penuh untuk menyediakan sistem bagi penegakan prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik. Perusahaan menyusun dan menerapkan Sistem Pelaporan Pelanggaran dalam rangka memberikan kesempatan kepada segenap Insan PT Pupuk Indonesia Logistik dan pihak eksternal lainnya untuk dapat menyampaikan laporan / pengaduan / penyingkapan mengenai dugaan pelanggaran terhadap prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, serta nilai-niiai etika yang beriaku kepada Perusahaan, berdasarkan bukti - bukti yang dapat dipertanggungjawabkan serta dengan niat baik untuk kepentingan Perusahaan.Penyampaian pengaduan / penyingkapan oleh Pelapor untuk mempercepat dan mempermudah proses tindak lanjut pengaduan / penyingkapan tersebut harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Pelapor wajib memberikan indikasi awal yang dapat dipertanggung-jawabkan, meliputi:

  • Abuses/problems which is reported, such as complaints which will be showed and the total of damages (if can be determined). One complaint is better only for one abuse so that the response can be more focus.
  • The parties involve are the doer or parties who must be accountable for the abuses, including the witness and other parties who are favoured or harmed by the abuses.
  • The site of abuses covering name of a place or functions which the absuse happens.
  • Terms of abuses are the abuse period such as day, week, month, year or certain date at the time abuse happens.
  • The description about how the abuse happens,the chronological and the availability of supporting evidence abuses has happened.
  • The description about the abuses have been reported to other parties.
  • The description about the abuses that has happened before.

2. Pelapor dianjurkan untuk memberikan informasi mengenai data diri, yang sekurang-kurangnya memuat kontak yang dapat dihubungi (nomor telepon / handphone / faksimili / alamat email, dengan atau tanpa memberikan nama / anonim),

3. Dalam melakukan proses tindak lanjut atas setiap pengaduan / penyingkapan wajib mengedepankan kerahasiaan, asas praduga tidak bersalah, dan profesionalisme.

4. Identitas Pelapor dijamin kerahasiaannya oleh Perusahaan.

5. Perusahaan menjamin perlindungan terhadap Pelapor dari segala bentuk ancaman, intimidasi, ataupun tindakan tidak menyenangkan dari pihak manapun selama Pelapor menjaga kerahasiaan pelanggaran yang diadukan kepada pihak manapun.

6. Perlindungan ini juga berlaku bagi para pihak yang melaksanakan investigasi maupun pihak-pihak yang memberikan informasi terkait dengan pengaduan/penyingkapan tersebut.

7. Insan PT Pupuk Indonesia Logistik yang melanggar prinsip kerahasiaan ini akan diberikan sanksi yang berat sesuai ketentuan yang berlaku di Perusahaan.

Pelapor dapat menyampaikan pengaduan / penyingkapan dugaan pelanggaran kepada TPP melalut surat elektronik (email) Perusahaan yang khusus diperuntukkan bagi Sistem Pelaporan Pelanggaran, yang tidak dapat diterobos oleh bagian IT, surat atau telepon, sebagai berikut:

  • Phone NO
  • SMS
  • Email Address
  • Website
  • Address
  • Drop Box Or Suggestion Complaints Box

______________________________________________________________________________________________________

Sebagai bentuk implementasi dari perusahaan dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, berikut ini dokumen – dokumen terkait GCG yang telah ada yaitu;

  • Manual Direksi & Komisaris (Board Manual)
  • Pedoman Tata kelola Perusahaan
  • Code & Conduct
  • Pedoman Pengendalian Gratifikasi
  • Pedoman Manajemen Risiko

 

Add to Anti-Banner